Tips Memanaskan Sepeda Motor Yang Baik Dan Benar

BINTANGOTOMOTIF.COM – Sudah jamak dilakukan kebanyakan orang yang mempunyai sepeda motor untuk memanaskan sepeda motornya sebelum digunakan. Umumnya, orang memanasi motor sambil menarik gas dalam-dalam dan membiarkan stasioner dalam jangka waktu yang berbeda. Terutama kalau motor yang sudah berhenti atau membisu dalam jangka waktu lebih dari 5 jam. Tapi khusus buat rekan pemilik motor injeksi, acara memanasi motor sekarang hendaknya tidak usah dilakukan sebagai sebuah keharusan.

Mengapa? Perlu diketahui bahwa sepeda motor injeksi dirancang sedemikian rupa sehingga ia mempunyai kelebihan dibanding motor yang memakai karburator. Soal konsumsi materi bakarnya, sudah diatur oleh sistem khusus Engine Control Module (ECM). Berkat teknologi itu, ketika memanasi motor Anda tidak perlu menarik-narik gas ketika memanasi mesin motor.

Kegiatan pemanasan mesin motor cukup dilakukan selama 30 detik dan maksimal 1 menit saja. Lalu, biarkan dalam kondisi stasioner saja. Tidak perlu menarik-narik handle gas hingga motor hingga meraung-raung.

Keunggulan Pemanasan Mesin yang Tidak Terlalu Lama

Dengan memanaskan motor tidak lebih dari 1 menit saja, ada beberapa laba yang didapatkan. Apa sajakah itu?

Sirkulasi oli di mesin sudah berjalan dengan baikTemperatur mesin sudah cukup hangat dan siap dipakai untuk melaksanakan perjalanan.Hemat BBM. Tidak banyak BBM yang terbuang sia-sia ketika proses pemanasan mesin yang terlalu lama.Terhindar dari panas berlebih, terutama pada beberapa komponen menyerupai knalpot. Panas yang belebih sanggup cepat merusak cat pelapis pada knalpot.

Bahkan, kalau pun seandainya tanpa dipanaskan sekalipun, motor jenis injeksi sudah sanggup diajak jalan. Pada jenis motor ini, amat jarang ditemui tanda-tanda mesin “mbrebet” sebagaimana sering dijumpai pada jenis motor yang memakai karburator.