Tips Kondusif Mengemudi Kendaraan Beroda Empat Dikala Pulang Kampung Lebaran

BINTANGOTOMOTIF.COM – Sobat Bintom yang punya kampung halaman pastinya tidak akan melewatkan moment tahunan ini, khan? Ya, pulang kampung atau pulang kampung. Moment yang pas untuk bertemu dengan orang bau tanah dan handai taulan yang telah usang tidak dijumpai alasannya kita pergi ke perantauan di negeri orang. Saat itulah kita dapat bermaaf-maafan. Walau moment lebaran masih agak lama, tidak ada salahnya kita bahas sekarang, biar persiapan mudiknya makin oke. Bukan begitu? ??

Jika sobat Bintom tetapkan untuk tidak menggunakan moda transportasi umum untuk pulang kampung dengan alasan ribet, mungkin pilihan pulang kampung menggunakan kendaraan beroda empat pribadi dapat jadi pilihan. Apalagi jikalau memang sobat mempunyai kendaraan beroda empat sendiri. Memang sih, pulang kampung menggunakan kendaraan beroda empat pribadi ada juga plus dan minusnya.

Sisi positifnya yaitu kita dapat mengatur kegiatan sesuka kita. Masalah ini akan sangat sulit diubahsuaikan jikalau kita menggunakan transportasi umum. Lalu biaya yang relatif murah. Khusus biaya ini memang relatif sih untuk setiap orang. Lalu, apapun dan siapapun dapat dibawa di kendaraan beroda empat yang kita pakai untuk pulang kampung tanpa khawatir ada pelengkap biaya sebagaimana jikalau kita menggunakan kendaraan umum.

Adapun sisi negatifnya, salah satunya yaitu faktor keselamatan. Terutama jikalau kita hanya ada 1 orang sopir. Idealnya, 1 orang sopir itu mengemudi 3-5 jam dalam sekali perjalanan nonstop. Setelah itu ada jeda untuk istirahat. Nah, kalau kebanyakan istirahat, kapan sampainya? Hehehe… begitu mungkin pertanyaan sobat. Nah, hal ini dapat disiasati contohnya dengan menyewa atau jikalau ada keluarga/teman yang juga lihai menyopir. Ini nantinya dapat buat gantian nyopir. Nah, dengan begini, perjalanan pun makin nyaman.

Nah, pada kesempatan kali ini, Bintom akan menyebarkan warta seputar tips kondusif mengemudikan kendaraan beroda empat ketika pulang kampung lebaran nanti. Berikut ini tips-tipsnya:

1. Pastikan kendaraan beroda empat dalam kondisi yang prima

Sebaiknya, sebelum digunakan untuk mudik, kendaraan beroda empat benar-benar dalam kondisi yang prima. Bawalah kendaraan beroda empat ke bengkel terdekat dan langganan Anda. Cek semua bab mobil, dari mesin, oli, tekanan angin ban, sistem pendingin, rangkaian lampu. spooring dan balancing dan lainnya. Pastikan bahwa bengkel menyampaikan bahwa kendaraan beroda empat dalam kondisi yang prima.

Lalu, pastikan juga kaca-kaca kendaraan beroda empat dalam keadaan yang higienis dan tidak berjamur. Ini penting, terutama beling bab depan, Kaca bab ini yaitu bab yang eksklusif bekerjasama dengan pandangan sopir. Jika malam hari atau pada ketika turun hujan, kondisi beling yang berjamur tentu akan menghalangi pandangan sopir.

Baca Artikel:�Tips dan Cara Praktis Membersihkan Kaca Mobil Dari Jamur Membandel

2.�Persiapkan Surat-surat Kendaraan

Pastikan Anda membawa surat-surat kendaraan yang dibutuhkan ketika perjalanan nanti. Pastikan pula tidak mati pajak semoga tidak ada duduk kasus dengan pihak kepolisian di perjalanan nanti.

3. Pastikan Membawa Ban Serep dan Tool Kendaraan

Pastikan membawa ban serep yang masih sepakat kondisinya. Jangan lupa bawa juga tool menyerupai kunci ban, dongkrak, triangle dan peralatan lain yang diperlukan.

3. Bawa Makan, Minuman dan Obat-Obataan yang Dibutuhkan

Bawalah masakan dan minuman secukupnya. Jangan berlebihan. Lalu untuk obat-obatan, pastikan kotak P3K tersedia dan terisi obat-obatan standar yang diperlukan. Lalu, jikalau ada penumpang yang memerlukan obat-obatan khusus, pastikan juga membawanya.

4. Perhatikan Muatan Barang

Jangan berlebih dalam membawa barang bawaan mobil. Bawalah barang bawaan seperlunya saja. Barang-barang yang sekiranya tidak dibutuhkan hendaknya tidak usah dibawa. Ingat, kelebihan muatan barang bawaan mobil�akan sangat beresiko dalam keselamatan Anda berkendara.

5. Perhatikan Fisik Pengemudi

Seorang pengemudi hendaknya berada dalam kondisi yang fit dan prima. Jika dirasa telah lelah, hendaknya beristirahat terlebih dahulu untuk menghilangkan keletihan. Terutama jikalau Anda dalam kondisi berpuasa. Jika dirasa Anda tidak besar lengan berkuasa lagi berpuasa, silakan manfaat rukhsoh (keringanan) untuk tidak berpuasa. Karena Anda sedang keadaan musafir (di perjalanan).

6. Bawa Map

Map yang dimaksudkan disini bukan map yang sering digunakan untuk membawa file domumen itu lho… ?? Map yang dimaksudkan yaitu peta. Baik itu peta fisik manual atau peta digital. Bagi Anda yang menggunakan gadget Android atau yang semacamnya, pastikan telah terinstall aplikasi map atau peta. Ini akan sangat membantu memandu Anda dalam perjalanan nantinya. Tertama jikalau Anda berada di lokasi atau area yang gres dimasuki.

Demikian beberapa tips kondusif yang dapat menjadi ajaran ketika pulang kampung lebaran nanti. Semoga dapat berlebaran bersama keluarga besar tercinta tahun ini. Amin. (Sumber foto:�litbang.depkes.go.id)