Mabua Harley-Davidson Mengalami Penurunan Drastis Dalam Penjualan Motor Asal Amerika

Bintangotomotif.com – Harley Davidson yaitu pembuat sepeda motor Amerika Serikat yang mempunyai markas di Milwaukee, Wisconsin, United States. Perusahaan Harley ini yaitu salah satu dari 3 perusahaan pembuat sepeda motor Amerika yang masih tersisa, sisanya lagi yaitu Victory dan Sepeda Motor Cleveland & Cyclewerks.

Perusahaan Harley Davidson sempat menjadi penghasil sepeda motor terbesar di dunia selama periode selesai Perang Dunia I hingga tahun 1928. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1903 oleh William S. Harley dan Arthur Davidson. Dan ditengah makin bergairahnya pasar dan persaingan industri otomotif di Indonesia pada akhir-akhir ini ternyata diketahui tidak menyeluruh pada semua segmen yang mana menciptakan beberapa merek motor dunia di Indonesia harus kalang kabut dan sangat rumit. Salah satunya yaitu Harley-Davidson, melalui biro resmi yaitu Mabua Harley-Davidson menyatakan pada periode ini pihaknya yang melaksanakan penjualan sepeda motor� asal Amerika Serikat ini mengalami penurunan yang drastis.

Hal ini disampaikan pribadi oleh Djonnie Rahmat, selaku Direktur Utama Mabua Harley-Davidson yang menyatakan bahwa, dia menyampaikan bahwa tidak hanya tahun ini saja yang mengalami penurunan penjualan produk secara signifikan, melainkan semenjak tahun 2014 lalu. Bahkan penjualan yang kurang berangasan ini dikabarkan mengalami penurunan mencapai 50 persen dibanding tahun 2013 lalu.

�Ini judulnya prihatin, penjualan turun dari tahun 2013 ke tahun 2014. Jika dirincikan dari total 980 unit di tahun 2013 terjun bebas hingga ke angka 490 unit di tahun 2014,� ujar Djoni di sela-sela program penandatanganan kontrak kerjasama antara Mabua Harley Davidson dan BNI Syariah menyerupai dilansir oleh laman Otomania.com, Kamis (2/7/2015).

Djonnie menambahkan,untuk periode Januari hingga Juni 2015 kemudian total penjualan produk Harley-Davidson hanya mencapai 250 unit saja. Diharapkan olehnya, semoga angka penjualan motor Harley-Davidson di Indonesia akan sanggup meningkat di periode selanjutnya yaitu semester ke II tahun ini. Tentu saja penurunan penjualan motor Harley-Davidson di Indonesia disebabkan oleh banyak faktor. Salah satunya yaitu faktor ekonomi. Maka diperlukan kondisi perekonomian di Indoensia akan semakin membaik sehingga minat beli masyarakat terhadap motor Harley-Davidson sanggup kembali normal menyerupai beberapa tahun sebelumnya.

�Kami sangat mengharapkan pemerintah sanggup bangkit”. Terang Djonie

Tidak terus mengalami keterpurukan menyerupai ini. Agar kami-kami ini pebisnis otomotif juga sanggup ikut bangkit, dan sanggup memperbaiki ketertinggalan,� tambah Djonnie.

Dengan kondisi ini menciptakan Mabua Harley-Davidson yang selaku biro resmi motor Harley-Davidson di Indonesia harus pasrah dan prihatin. Meskipun begitu niscaya pihak biro motor Harley-Davidson di Indonesia mempunyai cara tersendiri demi mengail penjualan produk mereka tersebut. Baca juga Honda Sonic Terbaru Siap Meluncur Bulan Agustus dan Versi Facelift Moge Triumph Akan Mulai Dijual Tahun Depan.