Ini Beliau 3 Posisi Mengemudi Yang Benar

BINTANGOTOMOTIF.COM – Kebanyakan para pengemudi acap kali mengalami dilema yang selalu berulang´┐Ż setiap kali berkendara maupun setelahnya, dilema tersebut biasanya yaitu kenyamanan dalam mengemudi atau berkendara.

Terkadang para pengemudi sering kali mengganti posisi duduk ketika tengah menyetir mobilnya alasannya yaitu sudah tentu ingin mencari posisi yang nyaman. Namun kebanyakan posisi nyaman yang diinginkan cenderung tidak kondusif bagi si pengemudi itu sendiri, hal tersebut memang terkadang tanpa kita sadari.

Lantas bahwasanya bagaimana posisi duduk yang nyaman dan sekaligus kondusif bagi pengemudi?

Mengutip dari beberapa sumber yang beredar dimana Rifat Sungkar dan Rifat Drive Labsnya mencoba menyebarkan tips jitu biar mendapat posisi yang tentunya diidamkan sekaligus kondusif baik untuk berkomunikasi maupun dalam hal kontrol kendaraan.

1. Atur Posisi Duduk dengan Benar

Bagaimana bahwasanya duduk yang benar ketika mengemudi?, Pada dasarnya ketika kita telah duduk, atur jarak kaki dengan pedal gas maupun koplik biar mendapat posisi nyaman dengan tentunya jangkauan yang full.

Lalu lakukan pengaturan posisi sandaran punggung dengan cara meletakkan salah satu tangan di jam 12 stir dengan tangan lurus, kemudian sandaran diatur melekat merata dipunggung kita dari bab bawah hingga pundak. Ini yaitu titik terjauh di bundar stir yang harus sanggup kita pegang.

Selanjutnya atur ketinggian daerah duduk dan sesuaikan badan serta indra penglihat biar mendapat pandangan yang maksimum ketika berkendara tak lupa kenakan safety belt dengan benar, atur semua posisi beling spion, dan jikalau ingin menyalakan audio system, lakukanlah sebelum perljalanan.

2. Nyamankan Posisi Tangan dengan Kemudi Stir

Cara termudah untuk menjelaskannya yaitu memakai bahasa jam. Pada ketika berkendara posisi tangan sebaiknya berada pada jam 9-3 atau 10-2,. Posisi 9-3 lebih baik, alasannya yaitu tuas-tuas kontrol berada di area ini.

Namun ada beberapa hal yang tidak dianjurkan ketika kita mengemudikan kendaraan, menyerupai dengan hanya satu tangan, tangan di arah dalam lingkar kemudi (bahaya airbag), kedua tangan berkumpul di satu titik dalam kemudi, memakai bola pemutar menyerupai di kemudi alat berat, dan Ibu jari/jempol posisi mengunci di palang stir, sanggup menciderai dan menghalangi kontrol stir.

3. Mainkan Posisi Kaki dengan pengaturan pijakan

Untuk kendaraan beroda empat manual selalu biasakan kaki kiri ada di footrest, jangan ditempelkan pada pedal kopling. Sedangkan untuk kendaraan beroda empat matic, kaki kiri 100 % berada di footrest, sehingga hanya kaki kanan yang digunakan.

Posisi kaki kanan yang baik adalah, tegak lurus di pedal rem dan miring kekanan untuk menginjak pedal gas, dengan tumit melekat lantai mobil, dan tumit tidak bergeser.